Sabtu, 20 Juli 2019

Bersih di Luar dan di Dalam

Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda

UMAT Hindu etnis Bali sudah memasuki rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan. Tahap-tahap pelaksanaan hari suci ini pun sudah dimulai.  Kemarin disebut Sugian Bali sebagai kelanjutan dari Sugian Jawa. Besok sudah hari penyekeban. Berlanjut penyajajaan, lalu penampahan, dan ahirnya Rabu Kliwon nanti tibalah Galungan.

Visi Jokowi

Putu Setia | @mpujayaprema


HANYA perubahan yang abadi. Perubahan itu berbeda dengan mencla-mencle. Kalau pagi makan kedelai dan malam makan tempe itu namanya perubahan karena bahan bakunya sama. Kalau pagi makan tempe dan malamnya menghina tempe sebagai makanan rakyat, itu yang mencla-mencle.

Sabtu, 13 Juli 2019

Pura dengan Beragam yang Dipuja

Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda

ADA pembangunan pura yang cukup besar di luar Bali. Panitia pembangunan mengunggah rencana itu lengkap dengan desainnya. Lalu ada permintaan kepada umat Hindu untuk menyisihkan dana punia agar pembangunan pura itu berjalan lancar. Sambutan umat bagus. Namun ada umat dari Bali yang bertanya: Siapa yang distanakan (melinggih) di pura itu?

Para Hakim

Putu Setia | @mpujayaprema

Andai saya menjadi hakim, penjara akan sepi. Banyak orang yang saya bebaskan. Saya tak tega menghukum orang yang begitu nampak saleh, yang perempuan mengenakan kerudung dan lelaki mengenakan peci. Duduk dengan santun rada menundukkan wajah, bicara memelas.“Betul yang mulia.” kata ini pasti membuat saya trenyuh.

Senin, 08 Juli 2019

Menteri Milenial

Mpu Jaya Prema

WACANA yang ramai digunjingkan belakangan ini adalah niat presiden terpilih Joko Widodo untuk mengisi kabinetnya dengan anak-anak muda. Istilah yang dipakai adalah menteri-menteri milenial. Ukuran milenial ini tentu menyangkut usia yang diprediksi di bawah 40 tahun, bahkan bisa jadi pula di bawah 30 tahun. Selain faktor usia juga alih generasi di mana bangsa ini akan dikendalikan oleh pemimpin generasi kedua atau ada pula yang menyebutkan dengan bahasa lebih menohok: generasi anak para tokoh.

Sabtu, 06 Juli 2019

Jangan Pertentangkan Tradisi dengan Weda

Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda

AGAR penerapan dharma sebagai kebenaran  Weda berjalan baik harus berdasarkan lima pertimbangan. Yakni, Iksa, Sakti, Desa, Kala dan Tattva.  Itu disebut dalam kitab Dharmasastra Sloka VII. 10.

Menteri

Putu Setia | @mpujayaprema

Beredar nama-nama menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf di media masa. Ada yang serius, ada yang becanda dan banyak yang satire. Memang orang bebas membuat daftar para menteri sesukanya, mematutkan dengan sinyal yang disampaikan Jokowi.

Senin, 01 Juli 2019

Pasraman dan Sistem Zonasi

Mpu Jaya Prema

RIBUT-ribut soal kebijakan zonasi untuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) terjadi di berbagai daerah. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan peraturan menteri yang mewajibkan siswa harus masuk ke sekolah yang terdekat dengan domisili orangtuanya. Faktor jarak yang menentukan di mana anak-anak itu harus bersekolah. Dengan demikian seorang anak didik baru tak bisa memilih sendiri di mana dia bersekolah. Sebelum ini umumnya sekolah favorit yang diincar seorang siswa baru, meski pun itu jaraknya jauh dari rumah.

Sabtu, 29 Juni 2019

Agama Bukan untuk Dipamerkan

Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda

ADA presenter kondang di sebuah acara televisi yang berpindah agama. Sebelumnya dia penganut Katolik lalu pindah menjadi penganut Islam. Istilah di kalangan umat muslim adalah menjadi mualaf. Karena dia seorang pesohor maka berita itu pun menjadi viral. Ya, namanya saja artis, apa pun kegiatan kesehariannya selalu menjadi berita. Apalagi urusan pindah agama, sesuatu yang selalu menjadi berita menarik di tengah-tengah orang yang kini gemar “menjual agama”.